Sosialisasi Keantariksaan LDII Kab.Bogor dengan LAPAN

Pemateri pertama tentang keantariksaan oleh Ir.Mujtahid,  M.T  dari LAPAN

LDII Kab.Bogor bersama LAPAN berbagi Wawasan Keantariksaan.

Bogor (22 April 2018) – Dalam upaya memberikan wawasan tentang penentuan hilal di bulan Ramadhan, maka DPD LDII Kab.Bogor bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) mengadakan sosialisasi kegiatan Keantariksaan di Aula SMP Generus Mandiri, Gn.Putri, Bogor.

Acara ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran oleh salah satu ulama LDII dan sambutan dari Ketua DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Bogor yaitu Drs. H.Bambang Wahyudi, MM.  Kegiatan ini dimulai sejak pukul 10.00 WIB  sampai dengan pukul 12.00 WIB dan diikuti oleh 100 peserta dari perwakilan PAC LDII, PC LDII serta ulama dan juga warga LDII.

Dalam Pemaparan materinya  Bapak Ir.Mujtahid,  M.T  yang menjabat sebagai Kepala Pusat LAPAN. Beliau menyampaikan tentang profil LAPAN  itu sendiri dan teknologi yang sedang di kembangkan oleh LAPAN mengenai roket buatan dalam negri.  Karena sejauh ini LAPAN itu telah menerbangkan sebanyak 3 buah satelit yaitu pada tahun 2007, 2015 dan 2017 dimana ketiganya merupakan roket buatan India.

Para peserta sosialisasi tentang keantariksanan oleh LAPAN

Disisi lain Drs.Muhayadi yang merupakan Head Engineering LAPAN memberikan materi tentang cara menentukan waktu yang tepat untuk melihat hilal, yaitu salah satunya dengan aplikasi ‘ Face of the Moon’. LAPAN ini sendiri berada di bawah naungan Komisi 7 DPR RI yang membahas mengenai keantariksaan nasional.

Dikesempatan yang sama Drs.KH. Nawafi Saleh, SE. MM dari perwakilan Komisi 7 DPR RI, beliu menceritakan tentang pengalaman hidupnya belajar ilmu dasar antariksa yang ia dapatkan ketika menimba ilmu di pesantren, menurut beliu belajar ilmu antariksa seperti halnya kita belajar di sekolah karena perlu adanya pemahaman dan ketelitian dalam mengikuti pembelajaran tersebut. Begitu juga ketika kita akan menentukan hilal atau menghitung bulan kita harus bisa melihat dengan secara seksama sehingga kita bisa tepat menentukan hilal dan menghitung bulan. Alhamdulillah sekarang alat kita sudah canggih untu melihat hilal sehingga kemungkinan salah dalam mennetukan hilal itu sangat kecil”ujarnya”.

Materi kedua oleh Grs. KH. Nawafie Saleh, MM,

Beliau bercerita tentang belajar keanatariksaan waktu di pesantren

Setelah pemaparan dari semua narasumber acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta. Dalam Tanya jawab tersebut semua peserta sangat atusian dalam menyampaikan pertanyaan ini semua karena banyak dari peserta yang baru pertama kali ikut acara ini sehingga rasa ingin taunya sangat besar. Acar ini sangat bermanfaat karena bisa menambah wawasan tentang ke antariksaan.

Leave a Reply