LDII Kabupaten Bogor Gelar Sholat Idul Fitri di 19 Titik, Ajak Masyarakat Pererat Silaturahim dan Bersodaqoh

Bogor (4/4) – DPD LDII Kabupaten Bogor melaksanakan sholat Idul Fitri 1446 Hijriah di 19 titik yang tersebar di berbagai wilayah, antara lain Cileungsi, Gunung Putri, Cipayung, Ciawi, Cibungbulang, Kemang, Ciseeng, Sawangan, Gunung Sindur, Parung, dan sekitarnya.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh jajaran Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) LDII di masing-masing wilayah, dengan dukungan dari berbagai unsur masyarakat. Pelaksanaan sholat Idul Fitri turut melibatkan kerja sama dengan SENKOM Mitra Polri Kabupaten Bogor, Sakocab, serta panitia dari masyarakat setempat.

Ketua DPD LDII Kabupaten Bogor, Bambang Wahyudi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara organisasi keagamaan dengan elemen masyarakat dalam menyambut hari raya Idul Fitri. “Sholat Idul Fitri yang kami laksanakan di berbagai titik ini terbuka untuk seluruh masyarakat, bukan hanya untuk warga LDII. Kami ingin menciptakan suasana kebersamaan, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahim,” ujarnya.

Meskipun tidak terdapat kegiatan khusus dalam rangka Idul Fitri tahun ini, LDII tetap mengajak masyarakat untuk menghadiri pelaksanaan sholat Id yang telah dipersiapkan di lapangan-lapangan terbuka. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan untuk menunaikan sodaqoh seusai sholat Idul Fitri.

“Dana sodaqoh yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk kepentingan umat, seperti renovasi masjid, musholla, pondok pesantren, serta bantuan sosial bagi kaum dhuafa, fakir miskin, dan mereka yang membutuhkan,” jelas Bambang.

Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai momen memperbaiki hubungan sosial, tanpa memandang perbedaan latar belakang. “Hari raya Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan, mempererat tali persaudaraan, dan menunjukkan kasih sayang antarsesama. Mari kita jadikan momen ini sebagai ajang untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bambang Wahyudi mengajak seluruh umat Islam untuk terus memelihara nilai-nilai silaturahim dan toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Ia berharap, semangat Idul Fitri dapat memperkuat persatuan dan kesatuan umat, serta menjadi inspirasi untuk mengatasi berbagai persoalan sosial seperti kemiskinan, kebodohan, dan rendahnya rasa saling menghormati.

“Melalui momentum Idul Fitri, marilah kita tingkatkan semangat persaudaraan, dan berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang rukun, damai, serta diridhai oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala,” pungkasnya. (Ruli/Lines)

Dita Lines

Learn More →

Leave a Reply