Lines (30/9) – Ratusan ibu-ibu dari PC LDII Cibinong, Kabupaten Bogor, mengikuti kegiatan peningkatan literasi digital keluarga di Masjid Al-Furqon, Minggu (28/9). Kegiatan ini digelar untuk membekali para ibu dengan pemahaman serta keterampilan praktis menghadapi tantangan dunia digital yang semakin kompleks.
Kegiatan ini diisi dari Seksi Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga PC LDII Cibinong, Putri Dian Pratiwi, S.Psi., yang menyoroti bahaya dunia digital, pencegahan hoaks, hingga maraknya kejahatan siber. Putri mengingatkan para peserta untuk lebih kritis dalam menyikapi arus informasi yang beredar di dunia maya.
“Di era digital, informasi datang begitu cepat dan masif. Kita tidak boleh langsung percaya atau ikut menyebarkan berita yang sumbernya tidak jelas. Cek kebenarannya, baca sampai selesai, dan bandingkan dengan berita dari sumber lain yang terpercaya,” tegas Putri.
Ia juga menekankan pentingnya peran ibu dalam mendampingi anak saat beraktivitas di ruang digital. Tanpa pengawasan dan pemahaman yang cukup, anak berisiko terpapar konten negatif, informasi menyesatkan, hingga praktik kejahatan siber.
Selain melindungi keluarga, kegiatan ini juga mendorong para ibu menjadi agen perubahan. Dengan bekal literasi digital, mereka diharapkan mampu menularkan sikap bijak bermedia kepada lingkungan sekitar.
Ketua PC LDII Cibinong, Asep Supardi, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan literasi digital yang dinilainya sangat relevan dengan kebutuhan keluarga saat ini.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bisa membekali para ibu dengan wawasan penting untuk mendampingi anak di dunia digital. Literasi digital kini sudah menjadi keterampilan dasar yang wajib dimiliki setiap keluarga.” ujar Asep.
Asep berharap kegiatan serupa diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas, sehingga literasi digital tidak hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga budaya yang mengakar di tengah keluarga Indonesia.
(Lutfi)
