Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar LDII Sulsel untuk Bekali Generasi Muda Tangkal Hoaks

Lines (14/5) – DPW LDII Sulawesi Selatan (Sulsel) bersama DPP LDII mengadakan acara “Pelatihan Jurnalistik Mahir Dasar” di Pondok Pesantren Roudhotul Jannah, Makassar pada 11-13 Mei 2025. Acara ini diikuti oleh lebih dari 200 peserta, yang terdiri dari generasi muda LDII di Sulsel, dengan tujuan utama untuk memberikan keterampilan jurnalistik dan etika bermedia sosial.

Pelatihan ini merupakan upaya untuk menghasilkan jurnalis muda yang tidak hanya mahir dalam menulis berita dan mengelola media sosial, tetapi juga mampu menyebarkan informasi yang positif dan terpercaya. Melalui pelatihan ini, peserta diajarkan berbagai teknik dasar jurnalistik, termasuk menulis berita straight news, membuat skrip untuk berita video, dan menghasilkan foto serta video jurnalistik yang layak dipublikasikan.

Selain itu, peserta juga diberikan materi tentang cara mengedit video untuk media sosial, pembuatan desain flyer, serta cara mengelola website dengan bijak. Tidak kalah penting, pelatihan ini juga menekankan pentingnya etika dalam bermedia sosial, dengan tujuan untuk menghindari penyebaran hoaks dan konten yang merugikan masyarakat.

Ketua DPW LDII Sulsel, Asdar Mattiro, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk membekali generasi muda dengan kemampuan yang dibutuhkan di era digital. “Kami ingin generasi muda LDII bisa mengelola media sosial dengan baik, sopan, dan santun, serta menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat,” ujar Asdar.

Pelatihan ini tidak hanya terbatas pada acara di Makassar, namun juga akan dilanjutkan ke Kabupaten Luwu pada 15-17 Mei 2025. Acara ini mencakup 22 DPD LDII se-Sulsel yang dibagi menjadi dua zona pelatihan untuk memaksimalkan peserta dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Ketua DPP LDII, Rulli Kuswahyudi, mengungkapkan pentingnya peran generasi muda dalam menyebarkan informasi yang baik. “Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta bisa memproduksi berita dan konten yang tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi masyarakat,” tambahnya.

Pelatihan ini juga mendapat dukungan dari Anggota Komisi I DPR RI, Syamsu Rizal (Daeng Ical), yang menekankan pentingnya cek dan ricek sebelum menyebarkan informasi. “Jurnalis memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter bangsa melalui informasi yang disampaikan,” ujar Daeng Ical.

Sebagai bagian dari pelatihan, para peserta juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya verifikasi informasi sebelum dipublikasikan, untuk memastikan bahwa informasi yang disebarkan adalah benar dan tidak menyesatkan.

Dengan materi yang beragam dan pengajaran dari para ahli, pelatihan ini diharapkan dapat mempersiapkan generasi muda untuk menjadi jurnalis yang profesional, bertanggung jawab, dan mampu melawan penyebaran hoaks di dunia maya.

Dita Lines

Learn More →

Leave a Reply