Jakarta (7/6) – Dalam rangka perayaan Idul Adha 1446 Hijriah, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyalurkan bantuan sapi kurban pada kamis (5/6) kepada DPP LDII dan Pondok Pesantren Wali Barokah di Kediri, Jawa Timur.
Presiden Prabowo menyerahkan seekor sapi kurban kepada DPP LDII, yang diterima langsung oleh Ketua Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII, KH Aceng Karimullah. Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap syiar Islam melalui ibadah kurban.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan sapi kurban dari Presiden Prabowo. Ini merupakan simbol kepedulian dan komitmen pemerintah dalam mendukung pelaksanaan ibadah kurban,” ujar KH Aceng.
Ia juga mengingatkan bahwa kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi merupakan bentuk keikhlasan dan ketakwaan kepada Allah SWT. “Allah hanya menerima kurban dari orang-orang yang bertakwa. Maka niatnya harus benar, bukan karena ingin makan daging atau memenuhi freezer,” tambahnya.
KH Aceng menekankan pentingnya memilih hewan kurban yang memenuhi syarat syar’i—cukup umur, sehat, dan tidak cacat. Ia berharap kurban tahun ini menjadi ibadah yang bermanfaat bagi semua pihak.
Sementara itu, bantuan dari Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diserahkan kepada Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri. Ketua Panitia Idul Adha Ponpes Wali Barokah, Ustadz H. Midkhal Ubaidah, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas bantuan sapi kurban dari Bapak Wapres Gibran. Sapi dalam kondisi sehat dan sudah kami terima,” ujarnya.
Daging kurban tersebut akan disalurkan kepada para santri dan masyarakat sekitar sebagai bagian dari program LDII bertajuk Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi.
Midkhal atas nama Ponpes Wali Barokah Kediri mendoakan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran mampu menyukseskan Asta Cita yang menjadi gagasan utama pemerintah. “Semoga Bapak Presiden dan Wapres senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan keteguhan dalam menunaikan amanat yang diberikan oleh rakyat Indonesia. Semoga dalam kepemimpinannya dapat menyukseskan Asta Cita, dan dapat mewujudkan visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
