Persinas ASAD Cibinong Gelar Outing Class, Libatkan Ratusan Pesilat Muda

Bogor (7/5) – Perguruan pencak silat Persinas ASAD Kecamatan Cibinong menggelar kegiatan Outing Class di Lapangan Pancakarsa, Pemda Cibinong, Minggu (4/5). Kegiatan ini diikuti sekitar 350 hingga 400 pesilat muda dari tingkat PAUD hingga SMP, dengan total peserta yang hadir, termasuk pendamping dan orang tua, mencapai sekitar 600 orang.

Koordinator kegiatan, Royanika Irul Masuri, menyatakan bahwa outing class ini merupakan agenda rutin setiap tiga bulan yang bertujuan mempererat silaturahmi antar-ranting serta meningkatkan semangat belajar pencak silat di kalangan generasi muda.

“Outing class ini kami selenggarakan tiga hingga empat kali dalam setahun sebagai ajang kebersamaan dan pembinaan. Tujuan utamanya adalah mempererat tali silaturahmi antar-ranting Persinas ASAD se-Kecamatan Cibinong, sekaligus mendorong kekompakan dan transfer ilmu antar pesilat,” ujar Royanika.

Para peserta datang dari empat ranting di wilayah Cibinong, yaitu Pabuaran, Gang Dukuh, Kebon Kopi, dan Karadenan. Kegiatan dimulai sejak pagi dengan sesi pembukaan, senam silat, latihan bersama, hingga penampilan jurus-jurus khas Persinas ASAD seperti jurus tunggal baku IPSI, serta demonstrasi tepak dua dan tepak tiga.

Selain menampilkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga mengedepankan penanaman nilai-nilai karakter. Peserta diajak menjaga lingkungan dengan melakukan operasi semut atau kegiatan bersih-bersih di sekitar lokasi acara.

Kegiatan ini juga kami kemas dengan penanaman nilai-nilai luhur pencak silat, seperti kebersihan dan kedisiplinan. Setelah acara, seluruh peserta melakukan operasi semut, yaitu bersih-bersih di sekitar lapangan. Kita datang bersih, pulang pun dalam keadaan bersih,” ujar Royanika.

Beberapa peserta diketahui pernah mengikuti kejuaraan tingkat daerah hingga provinsi. Royanika berharap kegiatan ini memotivasi pesilat muda untuk terus berkembang dan menjadikan pencak silat sebagai jalan menuju prestasi. Ia mencontohkan beberapa tokoh yang sukses berkarier berkat pencak silat, seperti Eka Yulianto yang kini menjadi ASN di Bandung dan Mustakim yang menjadi anggota polisi di Jawa Tengah setelah menjuarai kejuaraan internasional. (Luthfi/Lines)

Dita Lines

Learn More →

Leave a Reply