Warung Rakyat dan Program Usaha Bersama (UB) Dorong Pertumbuhan Wirausaha UMKM di Indonesia

Jakarta, 21 Januari – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII telah menandatangani kesepakatan untuk membuka 1.000 warung rakyat dalam Rapat Kerja Nasional LDII pada 7 November 2023. Langkah ini dianggap sebagai upaya bersama untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dan memperbanyak wirausahawan di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ketua Umum DPP LDII, KH Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa program “Warung Rakyat Kementerian Perdagangan” sejalan dengan program Usaha Bersama (UB) yang telah menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan sejak tahun 1998. UB, yang berbasis pada majelis taklim dan masjid, telah berkembang menjadi ribuan usaha dan terus dievaluasi setiap tahun untuk memastikan keberhasilannya.

Setelah Rapat Kerja Nasional, baru 18 warung berhasil dibuka, namun KH Chriswanto Santoso tetap optimis terhadap perluasan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan pada tahun 2024. “Tahun 2024 ini, semaksimal mungkin, kami akan bekerja sama dengan Kemendag untuk jangkauan yang lebih luas untuk kepentingan menghidupkan ekonomi kerakyatan.” Ucap KH Chriswanto dalam acara “Webinar Peningkatan Kapasitas UB dan Warung Warga” pada 20 Januari,

Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Irsy Karim, menyoroti target besar Indonesia menjadi negara maju pada 2045. Dalam hal ini, pertumbuhan wirausahawan sangat krusial, namun saat ini baru mencapai 3,4 persen. “Sementara saat ini hanya 3,4 persen, yang masih sangat jauh sekali,” ujarnya. Kementerian mendukung upaya LDII dengan program “Bedah Warung” sebagai bagian dari Kolaborasi Empat Pilar UMKM.

Selain itu, LDII juga menerapkan prinsip ‘Bener, Kurup, Janji’ untuk membangun ekonomi kerakyatan. Dalam acara “Webinar Peningkatan Kapasitas UB dan Warung Warga,” Ketua DPP LDII Bidang Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat, Ardito Bhinadi, menjelaskan tiga prinsip etos kerja yang harus menjadi pondasi masyarakat dalam mendirikan usaha. Prinsip-prinsip ini, yaitu kerja yang baik dan halal (Bener), hasil sesuai kesepakatan (Kurup), dan janji yang ditepati (Janji), menjadi landasan untuk membangun ekonomi kerakyatan yang kuat.

LDII berharap melalui program “Warung Rakyat Kemendag” dan UB, serta dukungan dari Kementerian Perdagangan, Indonesia dapat mempercepat pertumbuhan wirausaha menuju target 2045. Dengan demikian, diharapkan kontribusi UMKM terhadap PDB dapat meningkat, menciptakan dampak positif bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Dita Lines

Learn More →

Leave a Reply